Informasi

Sensor fingerprint adalah si teknologi identifikasi sidik jari pengganti kunci

sensor fingerprint sidik jari

Sensor fingerprint adalah sebuah perangkat teknologi yang memanfaatkan sidik jari sebagai media identifikasi penggunanya. Cara kerja sensor fingerprint adalah dengan merekam gambar digital pada pola sidik jari. Dari hasil rekaman tersebut kemudian dijadikan sebagai sebuah template biometrik yang disimpan dan digunakan untuk pencocokan identitas sesorang atau penggunanya.

Proses identifikasi seseorang dengan menggunakan sidik jari dinilai sangat akurat, karena pada dasarnya pola sidik jari pada manusia itu semuanya berdeba-beda dan permanen atau tidak akan berubah-ubah. Perbedaan pola sidik jari dikarenakan oleh tekanan darah, kadar oksigen dalam darah, gizi ibu, tingkat hormon, posisi janin dalam rahim dan banyak lagi variabel lainnya yang dapat mempengaruhi pola pada sisik jari manusia.

Penelitian tentang sidik jari dimulai oleh Govard Bidloo pada tahun 1865, kemudian pada tahun 1969 FBI bekerja sama dengan Institut Nasional Standar dan Teknologi (NIST) menginginkan adanya otomisasi identifikasi sidik jari dengan membuat perkembagan pada pencarian, pencocokan serta proses scanning sidik jari.

Perkembagan sensor fingerprint pada awalnya digunakan pada bidang keamanan dan pemerintahan untuk keperluan pendataan kependudukan serta penegakan hukum. Kemajuan teknologi membawa perubhana juga kepada peran serta dari identifikasi sidik jari. Kini penerapan sistem keamanan menggunakan sensor sidik jari sudah mulai banyak digunakan oleh individu / personal, bukan lagi hanya digunakan oleh lembaga atau perusahaan.

Banyaknya individu / personal yang menggunakan sistem keamanan dengan sensor fingerprint karena tingkat akurasinya yang jauh lebih baik dibanding dengan face recognition (sistem pengenalan wajah). Serta saat penggunaan sensor fingerprint jauh lebih mudah dan menyenangkan jika dibandingkan dengan sistem keamaan manual / konvensional yang masih menggunakan kunci fisik.

Sensor fingerprint adalah salah satu sistem keamanan atau alat identifikasi diri yang paling mudah saat digunakan terbukti dari penerapannya yang dapat digunakan pada berbagai keperluan. Tempat yang paling sering menggunakan sensor fingerprint adalah pada mesin absensi perkatoran, pembuatan identitas diri (KTP), handphone.

Saat ini sensor fingerprint sudah diteraokan pada gembok untuk pagar maupun rumah. Jadi, saat ini sobat dapat menggantikan gembok konvensional yang masih menggunakan kunci fisik dengan hal jauh lebih mudah dan menyenangkan.

Related Posts

Leave a Reply